scuba diving di Pangandaran

Paket Scuba Diving di Pangandaran

1# Perahu Wisata Pangandaran

Paket Scuba Diving di Pangandaran sudah termasuk sewa perahu menuju spot pilihan. Anda juga bisa berkiling sekitar pantai untuk melihat dan menikmati beberapa obyek wisata yang menarik.

2# Scuba Diving untuk Rekreasi

Jadikan aktivitas menyelam di kedalaman laut Pangandaran juga bagian dari ajang Rekreasi dan Wisata Anda dan rombongan. Dengan bantuan instruktur selam yang berpengalaman, anda akan mendapatkan pelatihan dasar pengetahuan menyelam hingga bisa langsung praktek di lokasi atau spot yang khusus untuk para pemula.

3# Scuba Diving untuk Profesional

Khusus bagi para penyelam profesional yang sudah memegang lisensi resmi Scuba Diving. Lokasi penyelaman juga dipilihkan khusus di spot Nusakambangan yang masih jarang terjamah oleh wisatawan umum. – Detail Paket bisa dibaca di: Paket Scuba Diving

Fasilitas Diving Pangandaran

  • Peralatan menyelam – Scuba Diving
  • Perahu untuk mencapai lokasi penyelaman
  • Sertifikat
  • Pelatihan pengenalan alat scuba bagi pemula
  • Instruktur dan Pemandu Selam

Tidak Termasuk

  • Dokumentasi bawah air –
Iklan
Green Canyon

Waktu Yang Paling Tepat adalah Pagi, Hari Biasa dan Kemarau

Menikmati saat-saat yang tenang di Green Canyon adalah saat hari biasa di musim kemarau. Tiap weekend apalagi liburan Nasional dan sekolah, lokasi ini sarat dan padat dengan pengunjung. Jika memang terpaksa harus memilih waktu saat high season, upayakan bisa datang lebih pagi di Green Canyon untuk menghindari antri perahu. Setiap hari loket dibuka mulai pukul 07.30 WIB dan tutup pada 16.00 WIB.f

green canyon cukang taneuh

Perjalanan dari Jakarta ke Green Canyon

Lokasi Green Canyon (Cukang Taneuh) berada di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Berangkat dari Jakarta menggunakan mobil rute terbaik adalah dari Bandung menuju Tasikmalaya – Ciamis – Kota Banjar – Pangandaran – Parigi lalu Cijulang (Green Canyon) atau disebut jalur Timur dengan jarak tempuh 170 km. Sedangkan jalur Selatan melewati kota Tasik, Cipatujah, Cikalong, Cimanuk lalu Cijulang, dengan jarak kurang lebih 60 km.

Dari Jakarta, anda akan menempuh perjalanan normal 7-8 Jam (dari Bandung waktu tempuh 5-6 jam), karena anda akan menempuh jarak tempuh sekitar 333 Km persiapkan sopir cadangan untuk saling bergantian, atau istirahat yang cukup tiap 3 jam perjalanan di beberapa lokasi rest area, di Bandung atau di kota Banjar. Waktu berangkat yang nyaman adalah malam hari, jika ini adalah liburan weekend waktu yang tepat berangkat pada Jum’at malam.

Meskipun jalur selatan lebih pendek, rute ini tidak disarankan untuk anda. Kondisi jalan rusak parah dan aktifitas truk pengangkut pasir menambah kepadatan jalan sehingga memakan waktu lebih lama dari jarak yang diperhitungkan.

Body Rafting Green Canyon

Pengarungan Sungai Cijulang dengan Body Rafting

Memilih aktifitas pengarungan sungai Cijulang (Body Rafting) hingga Green Canyon, layak anda pilih jika tidak cukup puas hanya dengan perahu motor. Karena selama 4 jam lebih anda akan menyusuri sepanjang sungai dari hulu hingga berakhir di Cukang Taneuh, merasakan dinginnya air sungai sambil menikmati pesona alamnya yang luar biasa.

Dari pagi hingga sore

Sangat disarankan sudah datang di lokasi sejak pagi hari mulai pukul 10.00 WIB, mengingat durasi pengarungan yang cukup makan waktu 4-5 jam, jika mulai dari siang hari selama perjalanan dapat menikmati pesona alamnya lebih leluasa, tidak terlalu gelap karena kesorean. Paling nyaman sampe titik finish sekitar pukul 14.00 – 15.00 WIB, ditutup dengan makan siang dan minum minuman segar.

Beberapa perlengkapan tambahan yang mendukung keamanan dan kenyamanan

  • Gunakan sepatu olah raga atau sandal gunung sebagai pengaman alas kaki
  • Pasanglah pengait jika anda memakai kacamata
  • Jangan menggunakan pakaian dari bahan yang menyerap banyak air (jeans) sehingga memberatkan aktifitas Body Rafting. Alternatif bahan pakaian yang bisa digunakan adalah dari bahan lycra, neoprene atau parasut.
  • Disarankan mengikat rambut panjang anda dan tidak membiarkan tergerai
  • Memakai sunblock sangat disarankan menghindari sunburn sesuai dengan kebutuhan kulit anda
  • Pastikan anda tidak dalam pengaruh alkohol selama pengarungan
  • Dan jangan malu dan segan untuk setiap kali bertanya pada tour leader atau guide jika dirasa ada yang tidak diketahui
Biawak atau Kadal Monitor

Biawak, Bukan Penghuni Asli Gua Alam

Ekosistem gua adalah ekosistem yang asing, seasing lingkungannya yang gelap, lembab dan tidak mudah untuk di capai. Gua merupakan tempat berlangsungnya proses adaptasi dan evolusi berbagai jenis organisme. Gua yang terbentuk menciptakan sebuah habitat bagi makhluk hidup lainnya. Kondisi gua yang gelap dan sumber bahan organik yang terbatas menciptakan habitat unik dan menarik untuk dipelajari.

Beberapa jenis serangga dapat anda jumpai di dalam gua, mulai dari semut, jangkrik, laba-laba dan landak. Keberadaan kelelawar dapat dikenali langsung melalui bau khas guano (kotoran kelelawar) saat mulai memasuki mulut gua. Reptil lain yang cukup besar seperti biawak, menjadikan gua-gua ini sebagai tempat perlindungan dari teriknya matahari.

Burung Merak di Taman Wisata Alam Pangandaran

Burung Merak di Taman Wisata Alam Pangandaran

Taman Wisata Alam Pangandaran terletak berhimpitan dengan kawasan konservasi Cagar Alam Pangandaran, terletak pada ketinggian 0-75 mdpl dengan luasan wilayahnya 37,7 Ha, dengan luas blok pemanfaatan seluas 20 Ha dan secara administratif masuk wilayah desa Pangandaran, Kecamatan Pangandaran dan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Kawasan Taman Wisata Alam Pangandaran memiliki obyek dan daya tarik wisata yang beragam dan bervariasi, khusus anda yang berwisata bersama keluarga, area Taman Alam ini memberikan nilai edukasi untuk anak-anak anda, beberapa diantaranya adalah:

  • Pantai Pasir Putih Timur dan Barat terdapat hamparan terumbu karang yang ditumbuhi beragam biota laut, di area ini sangat tepat untuk sarana pendidikan maupun penelitian tentang Biota Laut. Lokasi yang tepat untuk berenang, snorkelling atau menyelam.
  • Hutan Pantai, dengan formasi Baringtonia merupakan hamparan hutan pantai yang didominasi oleh tumbuhan jenis Butun (Baringtonia asiatica), Nyamplung (Callophylum innophylum), Pandan Laut (Pandanus tectorius), Waru Laut (Hibiscus tilliceus).
  • Vegetasi Pes-Caprae (merupakan formasi vegetasi yang khas pada pasir/pantai yang didominasi oleh tumbuhan kangkung laut (Ipomoea pescaprae)
  • Hutan Tanaman Jati dan Mahoni, anda bisa mengobservasi/mengamati serta mengenali tumbuhan jati dan mahoni
  • Hutan Dataran Rendah, anda dapat mengamati kondisi hutan dataran rendah yang didominasi oleh jenis tumbuhan alam, mulai tumbuhan bawah hingga pepohonan, epiphyta dan parasit.